Salah satu cabang Bank Mandiri terdapat di negara tetangga terbaru kita yaitu Timor Leste. Bank Mandiri KLN Timor Leste sejak awal tahun 2007 tertarik untuk menggunakan Grade-Q, mesin antrian, salah satu produk yang kami miliki. Menurut bapak William, bagian IT Bank Mandiri KLN Timor Leste, di Timor Leste belum ada layanan masyarakat yang menggunakan mesin antrian.
Sehingga hal ini merupakan suatu terobosan tersendiri.
Karena itulah maka pada hari-hari pertama dijalankannya mesin antrian, nasabah dibuat bingung. Alasan pertama, bingung cara penggunaan perangkat tersebut. Kedua, bingung mencari sumber suara yang terus memanggil-manggil nasabah.
Tetapi mereka tidak menemukan siapa orang yang sedang berbicara. Setelah dijelaskan bahwa sumber suara tersebut dari perangkat mesin antrian baru mereka paham.
Adanya peningkatan pelayanan ini diliput juga oleh media setempat yaitu Suara Timor Lorosae.
Ada spesifikasi khusus yang terdapat pada sistem antrian yang dipesan. Sebagai salah satu mantan provinsi dari Indonesia maka bahasa Indonesia tetap digunakan. Untuk itu suara panggilan dibuat dalam 2 bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Tetun, bahasa asli setempat.